Senin, 04 April 2016

KASIHAN



Tubuh kurus meringkuk dalam dingin
Beralaskan lembaran koran yang lusuh
Terlelap dalam kebisingan hirik pikuk kota
Tubuh yang kian menua kulit yang mengeriput

Tak ada yang menoleh sedikitpun padanya
Hanya berlalu kemudian pergi
Kata yang terlontar hanya ‘Kasihan’
Semua enggan untuk mengulurkan tangan

Dia yang hanya dapat bermimpi dalam tidurnya
Tentang esok hari yang nampak indah
Terbangun dalam ranjang mewah
Dalam sebuah gubuk yang megah

Namun sayang semua hanya sebatas bunga tidur
Esok hari yang tak seindah impian memudarkan khayalan
Menyadarkan saat hanyut dalam lamunan belaka
Bahwa hari ini dan esok akan berlalu tanpa ada yang berbeda



Jakarta, 3 Maret 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar